Saturday, December 15, 2018

Mengambil Keputusan Ekonomi Rumah Tangga Dan Perusahaan



RUMAH TANGGA
Rumah tangga memegang peranan utama dalam perekonomian antara lain:
  1. Meminta barang dan jasa dari pasar output dan kemudian ikut menentukan apa yang akan diproduksi.
  2. Rumah tangga menawarkan tenaga kerja, kapital, tanah, dan kewirausahaan pada pasar sumberdaya, sehingga menghasilkan barang dan jasa.

Evolusi Rumah Tangga
            Perubahan rumah tangga yang dahulu dapat memenuhi hampir semua kebutuhannya sendiri (Self Sufficient) yaitu pada saat sektor pertanian masih merupakan kegiatan utama perekonomian. Rumah tangga pada awal perekonomian ini, memproduksi yang mereka konsumsi dan mengkonsumsi yang mereka produksi. Dengan berkembangnya teknologi, munculnya benih varietas baru, pupuk, dan mesin penghemat tenaga kerja membuat produktivitas pertanian meningkat pesat. Akibatnya, jumlah petani yang dibutuhkan untuk menghasilkan makanan lebih sedikit. Pada saat yang sama pertumbuhan pabrik-pabrik di kota meningkatkan permintaan tenaga kerja. Hasilnya, banyak orang yan berpindah dari desa ke kota. Akibatnya, mereka kurang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri karena keterbatasan waktu.
            Selain itu, rumah tangga juga mengalami perubahan dalam banyak cara. Contohnya, karena kenaikan upah, pertumbuhan pekerjaan kantoran, meningkatnya permintaan tenaga kerja, kenaikan tingkat pendidikan dan penurunan rata-rata kerja mingguan meningkatkan partisipasi wanita dalam angkatan kerja. Hal tersebut mengakibatkan kenaikan oportunity cost bagi wanita. Yaitu, wanita yang memilih berpartisipasi dalam angkatan kerja daripada bekerja dirumah.
            Semakin sedikit proses produksi yang dilakukan dirumah maka semakin banyak barang dan jasa yang diminta di pasar. Dan semakin banyaknya anggota keluarga yang bekerja membuat spesialisasi dalam keluarga petani tidak berlaku lagi. Meskipun demikian, beberapa kegiatan produksi rumahan masih berjalan.

Rumah Tangga Memaksimalkan Utilitas
            Dalam ekonomi mengansumsikan bahwa setiap orang berusaha memaksimalkan tingkat kepuasan, kenyamanan, dan kesejahteraan masing-masing. Singkatnya, rumah tangga selalu berusaha untuk memaksimalkan utilitasnya dengan melakukan yang terbaik dan tidak merugikan diri sendiri serta tergantung pada tujuan subjektif (berdasarkan perasaan/selera) masing-masing rumah tangga. Contohnya beberapa rumah tangga berusaha mempercantik halaman rumahnya dengan menanam bunga-bunga yang indah dan segar sementara rumah tangga yang lain menjadikan halaman rumahnya tempat pembuangan sampah.

Rumah Tangga Sebagai Supplier Sumber Daya
            Rumah tangga menggunakan sumber dayanya yang terbatas seperti tenaga kerja,kapital,tanah,dan kewirausahaan untuk memenuhi keinginan yang tidak terbatas.Mereka dapat menggunakan sumber daya tersebut untuk memproduksi barang dan jasa dirumah. Proses penjualan dan penawaran sumber-sumber daya yang dimiliki mereka akan mendapatkan pendapatan yang berupa upah, gaji, sewa, bunga, atau laba sebagai hasil penjualan atau hasil persewaan sumber daya.
            Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan rendahnya nilai sumber daya di pasar antara lain:pendidikan yang rendah, ketidakmampuan, deskriminasi, kebutuhan waktu untuk menangani anak kecil, atau nasib sial.

Rumah Tangga Sebagai Peminta Barang dan Jasa
Apa yang terjadi dengan pendapatan  perorangan jika telah masuk dalam suatu rumah tangga ?. Pendapatan perorangan dialokasikan menjadi konsumsi, tabungan, dan pajak perorangan dari seluruh anggota rumah tangga. Rata-rata 80% pendapatan perorangan dialokasikan untuk konsumsi perorangan, 5 % ditabung, dan 15% untuk pajak. Konsumsi perorangan dapat digolongkan dalam 3 jenis utama: (1) barang tahan lama(durable goods) seperti mobil dan AC yang bisa bertahan tiga tahun atau lebih; (2) barang tidak tahan lama (non durable goods) seperti makanan, pakaian dan minyak; dan (3) jasa (service), seperti potong rambut, naik pesawat, dan perawatan kesehatan. Durable goods mencapai 13 % dari konsumsi perorangan sedangkan non durable goods 30%,dan jasa 57%. Sektor jasa tumbuh paling cepat karena banyak kegiatan yang dulu dilakukan dirumah sekarang dapat dilakukan/dibeli di pasar.

PERUSAHAAN
Perusahaan adalah unit ekonomi yang dibentuk oleh wirausahawan pencari laba dengan cara menggabungkan tenaga kerja, kapital, dan tanah untuk menghasilkan barang dan jasa.

Evolusi perusahaan
Perusahaan adalah unit ekonomi yang dibentuk oleh wirausahawan pencari laba dengan cara menggabungkan tenaga kerja, kapital, dan tanah untuk menghasilkan barang dan jasa. Seorang wirausahawan mencari untung dengan membeli bahan mentah, seperti wol, dan kapas, yang kemudian diserahkan kepada rumah tangga di pedesaan untuk diolah menjadi barang. perkembangan teknologi ini meningkatkan produktifitas pekerja dan berperan menarik tenaga kerja dari pedesaan ke pabrik – pabrik di kota. Dengan demikian, kerja telah diorganisasikan dalam pabrik yang besar dan terpesat sehingga (1) menghasilkan pembagian kerja yang lebih efisien, (2) meningkatkan adanya pengawasan produksi secara langsung, (3) mengurangi biaya transportasi, dan (4) memungkinkan penggunaan mesin – mesin yang jauh lebih besar daripada yang digunakan di rumah perkembangan produksi dalam pabrik berskala besar, yang dikenal dengan revolusi industri. Mengapa Produksi oleh Rumah Tangga Masih Ada? Jika opportunity cost dari rumah tangga untuk melakukan suatu aktifitas adalah lebih rendah daripada harga pasarnya, maka rumah tangga biasanya melaksanakan aktifitas sendiri, seperti mencuci mobil, mengacat rumah, dll.

Alasan Produksi Rumah Tangga Masih Ada
1. Tidak diperlukan Ketrampilan atau Sumber daya khusus
Beberapa aktifitas tidak memerlukan keterampilan atau sumber daya khusus yang sangat sedikit, sehingga akan lebih murah bagi rumah tangga untuk melakukan aktivitas tersebut sendiri. Contohnya menyapu lantai memerlukan sapu dan lantai.

2. Produksi Rumah Tangga Bebas Pajak
Pemerintah pendapatan, penjualan, dan transaksi pasar yang lain. Misalkan suatu ketika anda harus memutuskan untuk mengecat rumah sendiri atau menyewa tukang cat. Jika pajak pendapatan adalah sepertiga maka tukang cat yang menginginkan bayaran bersih sebesar 2.000 akan meminta anda membayar sebesar 3000, karena dia harus membayar pajak sebesar 1000. Jika anda mengecat rumah sendiri, maka anda tidak perlu pajak. Karena produksi rumah tangga bebas pajak maka menjadi lebih disukai daripada harus membelinya di pasar.

3. Produksi Rumah Tangga Mengurangi Biaya Transaksi
Mencari kontraktor pengecatan menyewa kontraktor, bernegosiasi, dan mengawasi pekerjaan semuanya memerlukan waktu dan informasi. Contohnya beberapa orang lebih menyukai masakan rumahan daripada restoran, karena masakan rumah dapat dibuat sesuai selera pribadi

4. Kemajuan Teknologi Meningkatkan Produktifitas Rumah Tangga
Terobosan teknologi tidak diarahkan untuk produksi melalui pasar. Alat – alat yang canggih dapat mempersingkat waktu untuk seseoramg yang sedang melakukan aktifitas. Disamping itu, teknologi modern seperti VCR, CD Player, dan game komputer, menghasilkan hiburan yang dapat dinikmati di rumah.

Jenis Perusahaan
            Di Amerika Serikat terdapat sekitar 22 juta usaha ”for profit”. Dua pertiga di antaranya adalah usaha-retail kecil,usaha rumah tangga part time,dan pertanian kecil. Setiap tahun lebih dari satu juta usaha baru dimulai dan sebagian tentu saja mengalami kegagalan. Wirausahawan mengelola perusahaan dengan salah satu dari tiga cara berikut:
a.       Sole proprietorship. Bentuk usaha yang paling sederhana yang hanya dimiliki oleh satu orang. Contohnya adalah tukang listrik,petani atau dokter. Pemiliknya mengendalikan usahanya sendiri tetapi pemiliknya memiliki tanggung jawab tidak terbatas atau unlimited liability atas semua utang usaha, oleh karena itu yang bersangkutan bisa kehilangan segalanya seperti rumah dan aset lainnya. Mengingat sole prorietorship tidak mempunyai partner atau pendukung keuangan,pencarian dana untuk pengembangan bisa sangat sulit. Kelemahan yang terakhir usaha ini biasanya berhenti jika yang memiliki meninggal.
b.      Partnership. Bentuk usaha yang paling rumit yang melibatkan dua atau lebih individu untuk setuju menyetorkan sumber dana mereka dengan tujuan memperoleh bagian laba atau rugi. Contohnya hukum akuntansi dan kedokteran. Usaha dengan partnership lebih mudah mengumpulkan dana dari pada dengan sole proprietorship. Masalah yang timbul dari usaha partnership adalah adanya perbedaan pendapat dengan partner lain. Masing-masing partner biasanya menanggung unlimited liability seperti sole proprietor, sehingga  seorang partner bisa saja ikut kehilangan segalanya akibat kesalahan partner yang lain.
c.       Corporation. Bentuk organisasi usaha yang paling penting  yang didirikan atas entitas legal atas dasar undang-undang. Kepemilikannya ditandai dengan penerbitan saham ,yaitu menunjukan proporsi hak laba dari masing-masing pemilik. Keunggulan utamanya adalah banyak orang(ratusan,ribuan,jutaan) bisa mengabungkan uangnya untuk mengembangkan usaha. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab terbatas atau limited liability, artinya bahwa tanggung jawabnya atas suatu kerugian adalah terbatas pada nilai sahamnya masing-masing. Keunggulan yang terakhir adalah bahwa masa hidupnya terpisah dari usia pemiliknya. Corporation dapat tetap berjalan meskipun kepemilikannya berpindah tangan,dan corporation dapat dipajaki dan dituntut seperti manusia. Kelemahannya adalah kemampuan untuk memegang saham untuk mempengaruhi kebijakan perusahaan hanya terbatas pada voting untuk menentukan dewan direksi sebagai pelaksana perusahaan. Setiap saham biasanya hanya bernilai satu suara sehingga seorang pemegang saham biasanya hanya bisa sedikit mempengaruhi kebijakan perusaannya.
Corporation dipajaki sampai dua kali, pertama pajak pendapatan perusahaan, kedua pajak pendapatan pemegang saham (baik sebagai dividen atau realized capital gain). Realized capital gain adalah kenaikan nilai pasar atas saham yang terjadi antara saham dibeli dan dijual. Bentuk corporation yang telah dikembangkan memanfaatkan keunggulan berupa limited liability dari pemegang saham tetapi mengurangi dampak dari pemajakan dua kali. S corporation memungkinkan pemilik menanggung limited liability tetapi hanya dipakai satu kali(hanya pajak atas pemegang saham). Agar suatu corporation dapat diakui S corporation sebagai S corporation maka suatu perusahaan harus memiliki tidak lebih dari pemegang saham dan tidak boleh memiliki pemegang saham di luar negeri atau berupa perusahaan. Jumlah corporation hanya sebesar 20 persen dari total usaha di Amerika Serikat, tetapi mengingat ukurannya cenderung jauh lebih besar dari pada bentuk usaha lain, nilai penjualannya mencapai 89 persen dari total penjualan usaha di Amerika. Peraga 2 menunjukkan persentase jumlah perusahaan dan nilai penjualan atas dasar jenis perusahaan di Amerika Serikat. Sole proprietorship adalah bentuk yang paling penting karena jumlahnya yang besar, tetapi corporation paling penting karena nilai penjualannya paling besar.

Institusi Non Profit
            Institusi seperti museum,ballet companies,rumah sakit non profit, palang merah,the Salvation Army,gereja,sinagoga,masjid dan mungkin perguruan tinggi adalah organisasi swasta yang tidak menempatkan laba sebagai tujuan eksplisit. Institusi non profit pun harus membayar atas sumber daya yang digunakannya. Sumber penerimaan biasanya berasal dari sumbangan sukarela dan pemberian jasa-jasa tertentu., seperti uang kuliah dan ongkos rumah sakit. Meskipun institusi non profit jumlahnya banyak, jika kita menyebut kata perusahaan dalam buku ini, maka yang dimaksud adalah perusahaan “for-profit”.

No comments:

Post a Comment